Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Youth is not coming back

Life is a funny thing, you know? You rise, you fall. One time you can be so happy over small thing, then other time you can be so desperately sad about something else. One time you can be so high, other time you can be so damn low. You face many things in life. Failure is no exception. You try, you fail. You succeed, yet you don’t know how long will it last. At least, you’ve done your best. You give it all. Who knows what will happen in the future? You might think you’ve done your best, but sometime it isn’t enough. Sometimes, what we think the best for us is not actually the best. God knows better. We plan, we fail. We plan, God decides. Trust God, and you’ll get everything you need. I know sometimes what we want is not actually what we need. And who knows better about us if not the one who create us? We might hate something, but actually it is good for us. Or else, we might like something, but actually it’s bad for us.  We never know. Sometimes, our choice can be a boomera...

Photograph

  Jen menatap datar sepasang mata yang juga menatapnya dari seberang meja, hanya saja mata itu berbinar, penuh keceriaan. Mata yang menyembunyikan banyak emosi di saat bersamaan. Berbeda dengan milik Jen yang hanya memancarkan satu emosi saat ini. Bosan. “Jadi?” Jen memecah keheningan yang memekakkan diantara mereka, tak tahan hanya diam dan melihat cengiran tak bersalah lawan bicaranya itu. Disisi lain meja, seorang pemuda tampan mengedikkan bahunya sekilas, membuat Jen mengangkat alisnya dengan pertanyaan tertahan, ‘Kau bercanda?’ “Aku tidak dalam posisi untuk memutuskan, Jen. Kau juga tahu itu.” Ucap pemuda itu pada akhirnya, jemarinya bermain diatas linen merah meja mereka. “Begitu juga aku. Kau lebih dari tahu bagaimana kondisiku saat ini, Jo.” Jen mencoba mengatur nada nya agar tetap terlihat tenang. Jo mendesah pelan. Ia tahu tak akan mudah membujuk Jen dalam kondisi seperti ini. Ia sudah kehabisan akal bagaimana lagi ia harus membuat Jen sepakat. “Tak ada ya...

UNCOMMITTED

It was all a dream  Reality was far from the safe picture  She painted for me  She told me I was the one and I believed  Until the dream dissipated so suddenly Ketika sesuatu yang seharusnya mudah, menjadi sulit hanya karena ego yang berlebih. San tak pernah berpikir bahwa semua kebahagian yang ia perjuangkan bertahun-tahun akan berakhir menyedihkan. Ia pikir, dengan memberikan segala yang ia miliki, akan cukup untuk membuat cinta bertahan dengannya. Kenyataannya, Mareta pergi. Membawa serta separuh jiwanya. Hatinya. San tak pernah dapat memahami apa yang salah dengan hubungan mereka. Bukankah selama ini mereka baik-baik saja? Bukankah semuanya berjalan dengan lancar? Bukankah mereka berjanji untuk saling memiliki? Bahkan, gadis itu pernah menatapnya mantap dan berkata bahwa dialah satu-satunya. Lantas apa? Apa yang membuat San kehilangan satu-satunya cinta dalam hidupnya? I don't know why she was so compelled to leave  Something was messin' with her p...

Night Talk

Banyak hal yang terjadi dalam hidup ini yang pasti bisa dijadikan pelajaran yang berharga. Memang tak semua ingatan ataupun kenangan itu menyenangkan. Pasti banyak diantaranya yang juga mengecewakan, dan menyedihkan. Aku selalu memaknai hidup seperti sebuah buku. Lembar demi lembar, semua pada akhirnya akan terisi. Dari halaman kosong, bersih, menjadi penuh tinta coretan. Mungkin memang tak semua coretan itu halus. Tetapi, mereka selalu memiliki arti tersendiri. Lewat coretan itu, terukir kisah-kisah yang tak mungkin terulang kembali. Terkadang, sangat menyenangkan bila kita membalik halaman-halaman lama ketika kita telah menulis begitu banyak. Coretan yang mengingatkan kita akan perasaan apa yang kita miliki kala itu. Meskipun demikian, ingatlah bahwa kita tak mungkin bisa membenahi apa yang telah kita tulis sebelumnya. Apa yang kita ukir, tak akan berubah seperti sulap. Kapanpun dirimu membuat suatu kesalahan, berdirilah! Bangkit dan bercermin, lalu katakan dengan lantang pada cerm...